H H B Q v Tinggi air yang terjadi: H = Z + 2 2. Universitas Sumatera Utara 102 Perhitungan tinggi air selanjutnya dilakukan dengan cara memasukkan tinggi elevasi muka air banjir perkiraan sehingga didapatkan nilai H1 sama dengan nilai H dengan selisih 0,001 m. Perhitungan ini dilakukan dengan metode tahapan standar Perhitungan nilai H 1 dapat muka air di sungai atau pada saluran irigasi sehingga dapat mengairi area persawahan yang lebih luas. Dan selain itu, ambang dapat digunakan untuk mengukur debit serta juga dapat digunakan untuk mengukur debit air yang mengalir pada saluran terbuka. 2.2 TUJUAN Tujuan dari praktikum hidrolika ini adalah : a. Menghitung besar kecepatan air yang masuk venturimeter (v 1): A 1 · v 1 = A 2 · v 2 10 · v 1 = 4 · 4 10v 1 = 16 v 1 = 16 / 10 = 1,6 m/s. Jadi, besar kecepatan air yang masuk pada pipa venturi meter adalah v 1 = 1,6 m/s. Jawaban: C. Contoh 2 – Soal Kecepatan Air yang Keluar Venturimeter. Air mengalir dalam venturimeter seperti pada gambar Dam) dengan tujuan menganalisis debit banjir, menghitung dimensi Check Dam guna mengurangi sedimentasi di sungai bagian hilir yang menyebabkan air meluap, dan menentukan stabilitas Check Dam. Analisa hidrologi digunakan untuk memprediksi debit air yang masuk pada kala ulang 5 tahun atau 10 tahun. Analisa hidrolika Rating curve merupakan persamaan garis. melalui ukuran tinggi muka air sungai. pembuatanya. Data yang dibutuhkan tersebut antara lain adalah tinggi muka air, debit aliran, waktu. pengukuran, kecepatan aliran. 1. Hubungan antara panggung dan debit yang didirikan dengan mengukur tahap dan debit yang. sesuai di sungai. 5jUZ.

cara mengukur debit air sungai